Showing posts with label Dunia Satwa. Show all posts
Showing posts with label Dunia Satwa. Show all posts

Thursday, January 17, 2013

10 Ular Paling Mematikan di Dunia

Ular Paling Mematikan - Mendengarnya kata ular saja sudah membuat bulu kuduk kita berdiri. Ular merupakan salah satu reptil yang sering ditakuti. Karena seperti yang sudah kita ketahui bahwa ular memiliki bisa yang mematikan. Bahkan dari beberapa ular, bisa racun yang dikeluarkan bisa mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, saya telah membuat daftar mengenai 10 ular paling mematikan di dunia.

10. Ular Derik

ular derik
Ular derik (rattlesnake) merupakan satu-satunya ular yang hidup di Amerika dalam daftar ini. Ular derik mudah dikenali dari bunyi khas getaran ujung ekornya. Saat menyerang ular ini mampu menyodokk hingga lebih dari 2/3 panjang tubuhnya. Ular muda lebih bahaya daripada ular dewasa karena ketidak mampuannya mengontrol jumlah racun yang disuntikkan.

Sebagian besar spesies ular ini memiliki racun hemotoksik yang mampu menghancurkan jaringan dan organ tubuh serta menyebabkan gangguan pembekuan darah. Kesulitan bernapas, kelumpuhan, dan pendarahan yang terus-menerus merupakan gejala umum akibat gigitan ular ini. Jika tidak diobati, dapat berakibat fatal.

9. Death Adder

Death Adder
Death adder dapat ditemukan di Australia dan Papua Nugini. Ular ini bisa berburu dan membunuh ular lainnya, termasuk beberapa ular dalam daftar ini. Ular ini tampak mirip dengan ular viper, yaitu memiliki kepala berbentuk segitiga dan pendek.

Death adder biasanya menyuntikkan sekitar 40-100 mg racun saraf. Sebuah gigitan dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian dalam jangka waktu 6 jam akibat kegagalan pernapasan. Pemberian antibisa yang cepat dapat mengobati gigitan Death adder.

Keistimewaas lainnya, Death adder dapat mengambil ancang-ancang kemudian menyerang dan kembali lagi ancang-ancang hanya dalam waktu 0,13 detik. tentu ini membuatnya berpredikat sebagai ular dengan serangan tercepat di dunia.

8. Viper

Saw Scaled Viper
Viper dapat ditemukan di setiap tempat di dunia, namun yang paling berbisa adalah saw scaled viper dan chain viper yang ditemukan di Timur Tengah, Asia Tengah ( khususnya India dan Cina ), dan Asia Tenggara. Viper termasuk ular yang cepat marah, bergerak cepat, dan umumnya aktif pada malam hari atau setelah hujan.

Sebagian besar jenis ular ini memeiliki racun yang menyebabkan nyeri pada tempat gigitan, dan segera diikuti dengan pembekakan hebat, serta penurunan tekanan darah dan detak jantung. Sakit parah dapat berlangsung selama 2-4 minggu. Seringkali, puncak pembekakan lokal terjadi dalam 48-72 jam pascagigitan. Kematian dapat terjadi 1-14 hari pascagigitan akibat gagal jantung dan pernapasan.

7. Kobra Filipina

Philippine cobra
Sebagian besar spesies Kobra tidak masuk dalam daftar ini, namun Kobra Filipina adalah pengecualian. Bisanya adalah yang paling mematikan dari semua spesies Kobra, dan mereka mampu menyemburkan bisanya sampai jarak 3 meter. Bisanya adalah racun saraf yang mempengaruhi fungsi jantung dan pernapasan, dan dapat menyebabkan kelumpuhan pernapasan dan kematian dalam 30 menit.

Gigitannya sebenarnya hanya menyebabkan kerusakan minimal pada jaringan, namun racun sarafnya benar-benar fatal. Gejala awal biasanya sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, diare, pusing, pingsan dan kejang-kejang.

6. Tiger Snake

Tiger Snake
Ular macan (Tiger snake) memiliki racun saraf yang sangat ampuh. Ular ini dapat ditemukan di Australia. Kematian akibat gigitan ular ini dapat terjadi dalam waktu 30 menit, tapi biasanya membutuhkan waktu 6-24 jam.

Sebelum ditemukan antibisa, tingkat kematian akibat gigitan ular macan mencapai 60-70%. Gejala awal adalah rasa sakit lokal di kaki dan daerah leher, kesemutan, mati rasa dan berkeringat, diikuti oleh kesulitan bernapas dan kelumpuhan.

Ular macan umumnya akan lari jika bertemu dengan orang, tetapi dapat menjadi agresif saat terpojok dan menyerang akurasi yang tepat.

5. Mamba Hitam

Black Mamba
Ular Mamba hitam di seluruh bagian benua Afrika. Ular ini dikenal sangat agresif dan menyerang denga presisi yang mematikan. Ular ini juga merupakan ular tanah tercepat di dunia, mampu bergerak dengan kecepatan mencapai 20 km/jam. Ular ini dapat menyerang dengan bisanya yang mematikan hingga 12 kali berturut-turut.

Sebuah gigitan mampu membunuh 10-25 orang dewasa. Bisanya adalah racun saraf yang berefek cepat. gigitannya rata-rata menyuntikkan sekitar 100-200 mg racun. Jika racun mencapai pembuluh dara, 0,25 mg racun cukup untuk membunuh manusia.

Gejala awal adalah rasa sakit daerah gigitan, kemudian kesemutan di mulut dan kaki, demam, air liur berlebihan (keluar busa dari mulut dan hidung), dan kurangnya kontrol otot. Jika korban tidak menerima perawatan media, gejala dengan cepat berkembang menjadi sakit perut parah, mual dan muntah, pucat, syok, dan kelumpuhan. Akhirnya, korban mengalami kejang-kejang, gangguan pernapasan, koma, dan kematian. Tanpa antibisa, tingkat kematiannya hampir mencapai 100% hanya dalam waktu 15 menit hingga 3 jam.

4. Taipan

Taipan Snake
Satu lagi ular dari Australia, yaitu Taipan, biasanya cukup kuat untuk membunuh sampai 12.000 marmut. Racunnya menggumpalkan darah korban sehinggah menghambat pembuluh arteri atau vena. Biasanya juga mengandung racun saraf yang kuat.

Sebelum ada antibisa, tidak ada catatan korban yang selamat dari gigitan taipan. Kematian terjadi hanya dalam waktu satu jam. Bahkan dengan antibisa pun, sebagian besar korban harus menjalani perawatan intensif. Ular taipan mirip dengan ular mamba hitam Afrika dalam morfologi dan perilaku.

3. Krait Biru

Blue Krait
Krait biru dapat ditemukan di seluruh Asia Tenggara dan Indonesia. Diketahui 50% gigitan krait biru dapat mematikan, bahkan dengan antibisa sekalipun. Krait berburu dan membunuh ular lain, bahkan mengorbankan krait lainnya. Mereka berkembang baik pada malam hari, dan lebih agresif di kegelapan. Namun, secara keseluruhan, mereka cukup pemalu dan lebih sering bersembunyi daripada melawan.

Bisanya merupakan racun saraf yang 16 kali lebih kuat dari seekor kobra.Sebelum ditemukan antibisa, tingkat kematiannya 85%. Bahkan, jika antibisa sudah diberikan, belum tentu Anda bisa selamat. Kematian biasanya terjadi dalam waktu 6-12 jam setelah tergigit. Bahkan, kematian dapat terjadi saat korban baru dalam perjalanan ke rumah sakit akibat tidak segera mendapatkan perawatan medis.

2. Ular Eastern Brown

Eastern Brown Snake
Ular eastern brown memiliki habitat di Australia bagian Tengah. Ular ini dapat bergerak cepat, agresif dalam kondisi tertentu, bertarung dengan lawannya, dan dapat berulang kali menyerang lawan atau mangsanya.

Eastern brown memiliki bisa berupa racun saraf dan dapat menggumpalkan darah. Dengan bisa tersebut, gigitan seekor eastern brown yang masih remaja bahkan dapat mengakibatkan kematian bagi manusia. Bisa sebanyak 2 mg cukup untuk mengakhiri kehidupan seorang manusia dewasa. Untungnya, kasus gigitan (serangan) eastern brown terhadap manusia sangat jarang terjadi. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan eatern brown yang hanya bereaksi terhadap gerakan dan cenderung tidak menyerang manusia.

1. Ular Fierce atau Inland Taipan

Fierce Snake
Ular ini memiliki bisa paling beracun dari seluruh spesies ular berhabitat di darat. Menurut penelitian, satu kali gigitan fierce, menyuntikkan bisa sebanyak 110 mg. Jumlah ini sudah cukup untuk membunuh sekitar 100 orang atau 250.000 tikus !

Bisa fierce memiliki kekuatan 10 kali bisa ular derik dari Gurun Mojave dan 50 kali lebih kuat dari bisa kebanyakan kobra. Bisa ini dapat mengakibatkan kematian pada manusia dewasa hanya dalam jangka waktu 45 menit. Untungnya, fierce tidak begitu agresif dan jarang ditemui oleh manusia di alam liar. Saat ini, belum ada laporan jatuhnya korban jiwa yang diakibatkan oleh gigitan (serangan) ular fierce.

sumber : beritaunik.net

Tuesday, January 15, 2013

Anaconda Hijau, Ular Terbesar di Dunia (pic)

anaconda hijau, ular terbesar di dunia

Anaconda Hijau (Eunectes Murinus) masih termasuk keluarga Boa. Ular Amerika Selatan ini termasuk ular terbesar di dunia. Sepupunya, Phyton, mempunyai tubuh yang sangat panjang tapi dengan tubuh besarnya, anaconda hijau, nampak 2 kali lebih besar.

Anaconda Hijau dapat tumbuh lebih dari 29 feet atau 8,8 meter dengan berat lebih dari 550 pon atau 227 kg dan diameter kurang lebih 12 inci atau 30 cm. Diantara kerabat anaconda, anaconda hijau lah yang paling besar. Ukuran tubuh betinanya lebih besar daripada yang jantan. Anaconda hidup di rawa-rawa, air yang arusnya lemah, Kebanyakan ditemukan di lembah sungai Amazon dan Orinoco.

anaconda hijau, ular terbesar di duniaanaconda hijau, ular terbesar di dunia

Type: Reptil

Jenis: Karnivora
Usia rata-rata di alam bebas : 10 tahun
Ukuran: 20 hingga 30 ft (6 hingga 9 m)
Berat: mencapai 550 lbs (227 kg)

anaconda hijau, ular terbesar di dunia

source : http://www.bluefame.com

Saturday, January 12, 2013

Fosil Mahluk Hidup Terbesar, 4x Lebih Besar Dari Dinosaurus

Fosil Makhluk hidup Ultra raksasa yang belum teridentifikasi jenisnya kembali ditemukan, kali ini datang dari Kawasan Jebal Barez. sebuah wilayah perbukitan tandus dipinggiran Iran.Pakar sejarahawan mengatakan fosil mahluk hidup ini sangat besar dan 4x lebih besar dari dinosaurus yang terbesar didunia yang pernah ada.Para peneliti juga berpendapat bahwa mahluk ini sudah ada sebelum zaman dinosaurus (sebelum zaman kapur di mulai pada 65-135 juta tahun lalu).

fossil dinosaurus
Laporan datang dari seorang ramaja penggembala domba, yang mengklaim dirinya telah menemukan suatu rentetan bebatuan mirip fosil jasad Makhluk hidup raksasa ditempat dimana ia biasa menggembalakan domba-dombanya.

Sebuah Fosil makhluk hidup berukuran raksasa (atau bahkan mungkin Ultra) yang ditemukan di Kawasan Jebal Barez ini sangatlah mengagumkan. Menurut para peneliti mungkin inilah hewan purba terbesar yang pernah eksis didunia pada masa lalu, ukuran kepalnya saja bisa mencapai panjang 26 meter dengan ketinggian 8 meter.

Salah seorang Arkeolog yang terlibat dalam penggalian sekaligus penelitian terhadap fosil Jebal Barez tercengang dan tidak menyangka sebelumnya bahwa makhluk ini memang berukuran sangat-sangat besar, bahkan lebih besar daripada seekor Ultrasaurus sekalipun (Jenis Dinosaurus terbesar di Dunia). Dia belum pernah menyaksikan jejeran tulang rusuk hewan purba setinggi itu. Benar-benar tidak bisa dibayangkan Katanya.

Diperkirakan, Fosil tersebut mungkin muncul akibat adanya gempa Bumi yang melanda Iran pada 26 Desember 2003 lalu. Reruntuhan batuan akibat gempa bumi di Jebal Barez talah membuka fosil tersebut, yang selama berjuta-juta tahun terkubur didalam bukit-bukit tandus berbatu.

Namun, Para Arkeolog sendiri menyayangkan terhadap Pemerintahan Iran yang terkesan bergerak lambat dalam menindaklanjuti penggalian. Kesan mereka seperti tidak serius menanggapi penemuan ini, pengiriman tenaga ahli dirasa sangatlah lambat dan kurang. Sehingga sampai saat ini, penggalian atas fosil Jebal Barez memakan waktu yang lebih panjang dari yang diperkirakan. Mereka menegaskan, kami kekurangan suplai dari beberapa tenaga ahli dalam misi penggalian ini.

Tim Satuan Kepurbakalaan Iran yang bertanggung jawab penuh atas penggalian sepakat,mereka menegaskan bahwa ini merupakan kerangka hewan raksasa tunggal. mungkin salah satu hewan purba berjalan melata.Ukurannyapun lebih besar daripada Jenis-jenis Dinosaurus yang pernah ada sebelumnya.Tapi,apakah hewan ini termasuk dalam jajaran Dinosaurus atau bukan, itulah yang belum bisa diterangkan.

Mereka tidak mau berspekulasi bahwa hewan ini merupakan salah satu jajaran species Dinosaurus,sebab dari hasil penelitian yang telah ada,umur tulang dari makhuluk tersebut berusia lebih muda dari pada Era Cretaceous (Beberapa fase era-era/jaman dimana para Dinosaurus pernah ada dibumi).

Bahkan jika seandainya mereka mau berspekulasi,mungkin hewan ini bahkan hidup pada saat manusia-manusia purba telah menapakkan kaki-kaki mereka dibumi.

fossil dinosaurus
Pada foto diatas, merupakan bentuk kerangka tulang-tulang rusuk dari fosil makhluk tersebut.Jikalau masih utuh,mungkin diperkirakan tinggi setiap tulang rusuk mencapai 5-7 kaki.Namun sebagian besar tulang-tulang rusuk tersebut telah keropos,sehingga pada ujung-ujungnya tidak bisa diamati lagi.

Dapat dibayangkan,bahwa benar-benar makhluk ultra ini belum pernah ditemukan dan diidentifikasi sebelumnya.Pada jajaran species-species Dinosaurus,tidak satupun yang memiliki struktur fisik seperti itu.Mungkin inilah yang disebut sebagai kemustahilan Biologis.

Diperkirakan,panjang tubuh keseluruhan dari makhluk ini mencapai 200 kaki lebih,jika dillihat dari struktur penysun tulangnya,mungkin makhluk tersebut termasuk dalam jajaran hewan yang berjalan melata,dan sejenis hewan amfibi.

fossil dinosaurus
fossil dinosaurus
Setidaknya,kira-kira perlu bertahun-tahun bagi para ahli arkeologi dan paleontologi untuk mengetahui secara pasti mengenai identitas makhluk misterius tersebut.Mengenai kapan periode hidupnya,mungkin inilah pertanyaan yang harus dijawab terlebih dahulu.Karena dengan mengetahui kapan masa periode Makhluk ini eksis,pengidentifikasian selanjutnya mungkin akan jauh lebih mudah dilakukan.

Bantuan tenaga-tenaga ahli dari berbagai belahan dunia juga akan turut mempengaruhi cepat lambatnya pengenalan akan status makhluk ini.

Simon Hughes, Bocah 5 Tahun Kalahkan Buaya Seberat 500 Kg

Bagi sebagian besar orang, buaya merupakan binatang menakutkan. Selain ukuran badannya yang besar, barisan giginya yang tajam seolah siap mencaplok siapa pun yang mendekatinya. Namun, tidak dengan Simon Hughes. Bocah berusia lima tahun ini justru berani menghadapi buaya, bahkan membunuhnya. Tak tanggung-tanggung, buaya yang ditaklukkannya itu memiliki berat 500 kg dan panjang 3,6 meter. Hampir 20 kali lipat tubuhnya yang masih mungil.

bocah kalahkan buaya
SimonHughes bersama ayahnya, Scott Hughes, dan pemandu perburuan, Chuck Cotton, berburu hewan liar di wilayah Texas Timur, Sabtu (26/9). Scott sendiri mengantongi izin berburu buaya dari pemerintah. Dia diizinkan memburu dua buaya dari total 40 ekor buaya yang hidup di ranch seluas 2.500 hektar miliknya yang berlokasi dekat Danau Livingstone.

Aturannya, buaya hanya boleh ditangkap menggunakan umpan atau ditembak menggunakan busur dan panah. Scott dan Cotton memilih menggunakan umpan berupa daging yang mereka letakkan di dekat rawa-rawa tempat buaya biasa tinggal.

Ketika mereka kembali keesokan harinya, perangkap telah mengena. Ada yang memakan umpan tersebut dan membawanya ke dasar air sedalam 1 meter. Mereka kemudian mengetahui bahwa yang memakan umpan tersebut buaya berukuran besar. Tim Hughes mengikatkan tali sambungan umpan ke mobil berburu. Namun, sang buaya menarik mobil itu hingga hampir masuk air.

Akhirnya, setelah berkali-kali meronta dan menggelepar, buaya pun terlihat muncul di permukaan. Simon yang berada 1,5 meter dari posisi buaya langsung mengambil senjata 410 dan menembaknya. Buaya itu mati. Untuk memastikannya, Cotton menambahkan satu tembakan yang menembus pinggir mulut buaya itu. Simon mengaku terkejut melihat ukuran hewan tangkapannya.
“Tapi saya tidak takut. Saya langsung mengambil senjata saya dan menembaknya. Tahun depan saya akan menembak buaya berukuran lebih besar lagi,” ujar Simon senang.
Ahli biologi setempat memperkirakan berat buaya itu mencapai 400 kg. Menurutnya, sangat jarang ditemukan buaya dengan berat tersebut. Rekor berat buaya yang pernah ditangkap hanya 350 kg. Simon belajar mengemudikan kendaraan berburu dan menembak sejak ia berusia empat tahun. Baik ayah maupun ibunya, Toni, tak khawatir Simon memegang senjata. Ia belajar mengenal senjata sejak ia belajar berjalan dan berdiri.
“Di sini senjata dikenalkan sebagai alat yang aman untuk dipegang. Kami tidak berpikir senjata sebagai mainan atau sesuatu yang dipergunakan di video games,” ungkap Scott.
Selain berburu buaya, Simon pun pernah mengikuti perburuan burung dara. Sheriff Polk County, Kenneth Hammack, yang pernah berburu bersama Simon, memujinya.
“Tembakannya pas, menilik usianya yang masih muda. Tentu saja, kami selalu mengawasi hal-hal yang dilakukan anak-anak. Tapi ia telah belajar banyak dari ayahnya,” ujar Hammack.
Sumber : kompas.com

Tuesday, January 8, 2013

Giant Snackhead Ikan Terganas (pic)

Kita mengenal hiu dan piranha sebagai predator air paling ganas. Namun kelihatannya reputasi mereka mendapat saingan berat dari seorang pendatang baru. Seekor ikan liar yang lebih mematikan dibanding piranha dan telah membunuh orang baru-baru ini ditangkap di pantai Inggris untuk pertama kalinya. The Giant Snakehead – disebut demikian karena tubuhnya yang panjang dan giginya yang menakutkan tertangkap oleh seorang pemancing di Lincolnshire, Inggris. Giant Snakehead adalah salah satu spesies dari bermacam-macam jenis ikan Snakehead.

Giant Snackhead
Ikan ini diberi julukan “gangster” nya dunia ikan. Ia memakan apapun yang terlihat olehnya dan bahkan dilaporkan telah membunuh manusia. Monster ini yang diduga berasal dari Asia Tenggara juga dapat merayap di daratan dan bertahan hidup tanpa air hingga 4 hari.

Walaupun baru ditemukan, ikan ini telah memiliki reputasi sebagai predator yang menakutkan di beberapa bagian dunia. Di Amerika Serikat, ikan ini dijuluki “Franken Fish” karena kelihatan seperti makhluk yang keluar dari film horor.

Ikan ini pertama kali ditangkap oleh Andy Alder dari Lincoln. Tanpa sengaja ia menangkap ikan sepanjang 60 cm ini ketika ia sedang memancing di sungai Witham dekat Hykeham utara, Inggris. Dia berkata,”Ikan itu memiliki mulut penuh dengan gigi setajam silet. Sejujurnya, saya takut setengah mati.” Setelah ditemukan, ikan ini bukan saja membuat panik para pemancing saja namun juga para aktivis konservasi alam. Sebuah organisasi lingkungan hidup berkata bahwa apabila spesies ini berkembang biak, maka ia dapat memusnahkan makhluk lain di dalam air dan mereka beranggapan bahwa ini adalah sebuah bencana besar.

Giant Snackhead
Ben Weir, seorang wartawan dari majalah memancing berkata,”Selama hidupku bekerja di bidang pemancingan, aku belum pernah mendengar banyak suara kekuatiran seperti sekarang. Ikan ini nyata dan mereka tidak segan-segan menyerang manusia untuk melindungi anak-anak mereka.” Para ahli telah meneliti foto-foto ikan ini dan mengkonfirmasi bahwa ikan ini adalah predator sejati. Sekarang, ikan ini telah masuk dalam daftar hitam spesies yang dilarang untuk diimpor oleh Inggris.

Ada kekuatiran bahwa ikan ini dapat diselundupkan untuk hewan piaraan akuarium dan kemudian dilepaskan secara ilegal.Salah satu pemancing terkemuka didunia, Jean Francois Helias dari majalah Angling Adventures Thailand berkata bahwa ikan ini yang bernama latin Channa Micropeltesadalah ikan terjahat dari semua spesies Snakehead. “Giant Snakehead tidak mengenal rasa takut” Katanya.

Ikan yang sama juga telah menimbulkan kekacauan ketika mereka masuk ke perairan Amerika Serikat tahun 2002. Para penembak jitu disiapkan di pinggir sungai untuk menembaki mereka. Pada waktu itu, air sungai dipenuhi oleh darah untuk memancing mereka keluar. Untuk diketahui, Snakehead dewasa dapat mencapai panjang 90 cm dan berat 20 kilogram, Dan tebak, darimana persisnya ikan ini berasal ? ya, Indonesia. Kita mengenal jenis snakehead dengan sebutan IKAN GABUS. Giant Snakehead adalah salah satu variannya.

Sunday, January 6, 2013

Ular Raksasa Berusia 140 Tahun Ditemukan Pekerja Proyek, Beratnya 300Kg

Saat penggalian pondasi suatu bangunan untuk proyek, salah seorang pekerja yang menggali tanah dengan menggunakan eskavator terkejut melihat seperti aga kucuran darah mengalir, setelah diteliti lebih lanjut ternyata tanpa dia sadari alat eskavatornya telah mengenai kepala ular jenis / raksasa yang sangat besar dan panjang.

ular raksasa 300kg
Ular raksasa ini ditemukan di propinsi Liaoning China. Media lokal yang dikutip ruanghati.com menyebutkan setelah ular tersebut terluka maka para dokter hewan dan klinik hewan setempat berusaha keras untuk bisa menolongnya, sampai akhirnya mereka merujuk penyelamatannya ke Beijing namun ular raksasa malang tadi benar-benar tidak tertolong dan akhirnya harus mati.

Menurut media tersebut para ahli hewan setempat memperkirakan ular raksasa tersebut sudah berusia 140 tahun dengan panjang 16,7 meter dan memiliki bobot mati 300 kilogram, wah bila dibayangkan sangat besar sekali memang, mungkin sapi bisa ditelan sama ini ular. Beberapa saat setelah itu, ada ular raksasa lainnya ditemukan tidak jauh dari tempat yang pertama tadi namun ketika para pekerja konstruksi tersebut ingin menyelamatkannya ular tersebut lari ke dalam hutan.

Kayaknya cukup nih buat ganti nasi sebulan, haha

Penemuan Tsuchinoko - Ular Legendaris Jepang

Pada 6 Juni 2001, di sebuah kota resort bagi para peski yang bernama Mikata, Jepang ditemukan seekor reptil yang tidak biasa, yaitu reptil yang dianggap sebagai hewan mistik "Tsuchinoko", seekor makhluk berbentuk ular legendaris yang pertama kali disinggung pada abad ke-8.

penemuan tsuchinoko
Makhluk itu pertama kali disinggung dalam "Kojiki", sebuah teks kuno abad ke-8 yang merupakan sebuah manuskrip bahasa Jepang tertua di dunia. Walaupun banyak penampakan makhluk ini yang dilaporkan selama periode perang, namun laporan ini ditanggapi dengan skeptis mengingat tidak ada satupun makhluk yang pernah tertangkap untuk dipelajari.

Namun semuanya berubah, menurut pejabat pemerintah lokal bernama Toshikazu Miyawaki, makhluk yang berhasil ditangkap oleh penduduk Jepang beberapa waktu yang lalu adalah benar makhluk legendaris tersebut. "Kami memutuskan untuk membiarkan hewan ini beradaptasi dengan lingkungan barunya." Katanya. Pemerintah lokal telah membangun sebuah kandang untuk hewan tersebut.

Menurut laporan-laporan sebelumnya, Tsuchinoko adalah seekor reptil yang memiliki panjang antara 30cm - 80cm dengan kepala yang lebih besar dan taring yang beracun. Hal yang membedakannya dengan ular lain adalah ia mengeluarkan suara mencicit seperti tikus. "Menimbang ciri-ciri tersebut, kami dapat memastikan bahwa hewan itu adalah benar Tsuchinoko," Kata Miyawaki. "ketika dibawa ke balai kota, tubuhnya benar-benar tebal dan pendek. Beberapa orang juga mendengar ia mencicit.

Kota kecil Mikata sendiri sering menggunakan laporan penampakan hewan ini sebagai bahan penarik perhatian bagi para turis. Dan pada tahun 1989, walikota Tsujio Yoshida bahkan mengumumkan sayembara dengan hadiah tanah seluas 330 m2 bagi siapa saja yang bisa menangkap Tsuchinoko.

Miyawaki mengatakan bahwa hewan yang tertangkap itu memiliki panjang sekitar 70 cm ketika ditangkap pada 6 Juni 2001, sekarang telah bertumbuh hingga 1 meter. Setelah lebih dari seminggu dipamerkan ke publik di dalam aquarium plastik, reptil itu kelihatan lelah. Setelah kondisinya stabil pemerintah kota baru akan memikirkan cara meneliti hewan itu. Mungkin dengan mengambil sampel DNA dari tubuhnya.

Jadi, butuh waktu bagi orang yang menangkapnya untuk menerima hadiah tanah yang dijanjikan. "Bahkan jika ternyata hewan itu bukan Tsuchinoko, tetap saja hewan seperti itu belum pernah ditemukan sebelumnya di dunia. Saya berharap spesiesnya akan diakui oleh masyarakat dunia." Kata Miyawaki.

Friday, January 4, 2013

Berita Heboh dan Unik : Ikan Berkepala Buaya

Setetelah masyarakat Indonesia dihebohkan dengan berita cicak vs buaya, di Sungai kawasan Jagir Surabaya, Jawa Timur juga ada berita yang sangat menghebohkan masyarakat, yakni ditemukan ikan berkepala buaya. Ikan berkepala buaya dengan panjang kurang lebih 70 cm ini ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang memancing di sungai tersebut pada tanggal 13 November 2009. Walaupun berita ini terdengar aneh bahkan masyarakat setempat ada yang menghubungkan ikan berkepala buaya dengan hal ghaib, namun sebenarnya ikan berkepala buaya ini sudah sering ditemukan, dan memang benar ada.

Berita Heboh  dan Unik : Ikan Berkepala Buaya

Ikan berkepala buaya termasuk dalam jenis Lepisus peus. Sebelumnya pada tanggal 13 September 2009, nelayan Medan bernama Razali alias Buyung juga menemukan ikan sejenis dengan ukuran yang lebih besar. Masyarakat masih sering mengkaitkan hal yang langka sebagai hal yang ghaib dan keramat. Padahal ikan tersebut benar-benar ada jenisnya. Bahkan pada tahun 1910 pernah juga ditemukan ikan aneh berkepala buaya yang ukurannya mencapai 3 meter. Bentuk fisik ikan tersebut hampir sama dengan ikan kebanyakan, yang membedakan hanyalah kepala ikan tersebut mirip dengan kepala buaya.

 
Powered by Blogger.