Monday, September 17, 2012

Tips Mendidik Anak Untuk Tidak Boros


Kasih sayang orang tua terhadap Anak memang Tidak ada batasnya. Namun kasih sayang terhadap Anak Bukan Berarti Semua Yang diinginkan oleh Anak mesti dipernuhi oleh Orang tua. Orang tua juga mesti mempertimbangkan apa Yang sebaiknya dipenuhi Permintaan Dari si Anak, apa Yang mesti ditunda dilain Waktu, Serta apa Yang Tidak Harus diberikan.

Tanpa memikirkan Prioritas UNTUK Anak, apa Yang diminta Langsung diberi, Maka Tidak jarang Anak semakin lama justru menjadi manja Akan. Semua Harus keinginan dituruti, entah bermanfaat atau ITU sebenarnya enggak UNTUK mereka. Akibatnya pengeluaran menjadi semakin Keluarga juga Tidak terkendali. UNTUK Mengatasi perilaku Boros PADA Anak, simak tip berikut:

Sebelum mengajarkan perilaku hemat PADA Anak, Orang tua sebaiknya memberikan contoh PADA agar Anak Tidak Boros atau berlaku konsumtif. Bagaimanapun juga meniru apa Anak Yang Akan ada dilingkungan dekatnya terlebih dahulu, Termasuk Oran tua.

Jika Anak menginginkan sesuatu barang sekaligus, tanyakan PADA Anak barang mana Yang mendesak UNTUK SAAT ini, buat Skala Prioritas Urutan. Beritahukan PADA Anak bahwa Tidak Semua keinginan Harus dipenuhi ITU SAAT ini, tetapi pilih barang mana Yang diutamakan Segera dimiliki UNTUK SAAT ini, tentu menyesuaikan DENGAN dana Yang Tersedia.

Tidak Semua barang Yang mesti dipenuhi Anak diinginkan. SAAT BANYAK Permintaan ini oleh Anak Yang Tidak Harus semestinya dituruti, misalnya Anak Yang masih ANDA SD minta dibelikan HP KARENA Melihat teman kelasnya membawa HP. Orang tua dapat menjelaskan Harus bawah barang tersebut Tidak njaluk UNTUK SAAT ini, bahkan kemungkinan Malah Akan mengganggu belajar.

Ajarkan PADA Anak UNTUK mengatur KEUANGANnya SENDIRI. Orang tua Mencoba memberikan Uang saku PADA Jangka Waktu UNTUK Anak Satu minggu sekaligus. Disitu diajarkan tanggung jawab Anak mengatur keuangannya SENDIRI, murah Mencoba berhemat.

Pujilah Anak ANDA jika Telah berhasil mengatur KEUANGAN SENDIRI Sesuai Waktu Yang Telah ditentukan.
Selalu konsisten DENGAN Peraturan Yang ada, jangan Sampai Ibu membatasi Uang saku, tetapi Ayah Malah memenuhi apa keinginan Anak lembut dan sehat. Bicarakan Rencana tersebut DENGAN Pasangan murah pengasuh ANDA.

Jangan lupa, ajarkan juga Kepada Anak menyisihkan sebagian UNTUK Uang saku UNTUK ditabung, misalnya UNTUK Memberi barang-barang Yang selama diinginkan dikemudian hari Anak.


Ditulis Oleh : blogger's // 11:53 AM
Kategori:

 
Powered by Blogger.